Ingin gaya kek orang kaya: #riamirandastyle

Pak, kapan Ibu bisa ngepost foto pake hashtag #riamirandastyle ?

..

Hihi. Sesungguhnya Saya bukan orang yang ngerti fesyen, tapi kadang mata ini suka kabitaan alias tergiur lihat mamak-mamak di timeline atau ingfluenzer yang pake baju, tas, atau sapatu bermerek yang keren kece kece.
Yang harganya sepertinya mahal.
Tas yang setara sebulaneun gaji CPNS Kemenristekdikti.
Baju yang seharga 1.000 tusuk cilor.

Continue reading

Advertisements

Buku harian Ceu Yuyun: Kangen main di Lab

Selasa kemaren CeuYun ikutan worksop Molecular Genetic (atau Molecular Diagnostic ya?) di rangkaian acara BIBMC yang diadakan oleh tempat CeuYun kerjah.
Dalam worksop itu ada sesi hands on di lab: isolasi DNA dan HRM PCR.
.
Semasa kuliah di London, 6 bulan akhir itu CeuYun mesti mengerjakan research project yang membuat CeuYun setiap harinya nangkring di Lab.
Kalau ngga di Cell Culture Lab ya CeuYun nangkring di bench CeuYun di Main Lab.
CeuYun punya space sendiri loh. Seneng banget.
CeuYun selalu berambisi membuat si bench CeuYun tersebut dalam keadaan rapih.
Botol-botol reagen disusun rapih. Pipet digantung2in rapih. Ngambil pipet tipnya rapih tak mau ngacak.
Rajin kosongin tempat sampah.
Ah pokonya rapih berseka marema deh. Senangnyah.
.

Pipetku senjataku

Continue reading

Buku harian Ceu Yuyun: Anak bayiku tak mau minum ASIP botolan

Mak Barbie bentar lagi masuk kerja, cuti ampir abis.
Nah 3 hari ini sebagai latihan meninggalkan anak tuk bekerja, Mamak ikutan worksop dan konfrens yang emang diadain tempat kerja Mamak.
.
Selama Mamak pergi, Kakang dan Ceuceu sama Eni dan Akinya di Antapani. Kalau Kakang mah udah besar dan rada dewasa sekarang, jadi udah aman ditinggal Mamak. Nah tapi kalau Ceuceu yang masih menuju usia 3 bulan ini belum terlatih ditinggal. Mamak khawatir….

ASIP Ceuceu yang terbuang gegara tak mau diminum

Continue reading

Buku harian CeuYuyun: gigi Kakang yang jelek, yok ke dokter gigi

Gigi depan atas dan bawah anakku yang bernama Kakang Fatih memanglah sudah perlahan rusak sejak dahulu.

Gigi depan Kakang kala usia beberapa belas bulan

.
Waktu jaman tinggal di London Kami disadarkan bahwa masalah gigi ini harus ditangani lebih lanjut saat dikunjungi health visitor di usia Kakang 15-16 bulanan.
Kakang pernah dua kali dibawa ke dokter gigi di London, karena kalau untuk anak pelayanan dokter gigi adalah gratis.
Sayah ingat waktu itu dokternya bangsa Arab-araban dan ganteng. Hahaha dasar Ibu-ibu.
Dokternya muslim kayanya karena banyak menggunakan ujaran Islam seperti masyaAllooh, insyaAllooh, atau Bismillaah saat pemeriksaan.
Doi juga menjaga pandangan dari Sayah yang apa mungkin kegenitan kali ya. Bahaha.

Continue reading

Buku harian Ceu Yuyun: Breastfeeding story part 2

(Cont’d from Breastfeeding story: part 1).
.
When it comes to my second child, breastfeeding is still a nightmare!
I often get high fever, idk, it might be because of mastitis or simply breast engorgement, due to improper pumping or my mistake on latching or attachment when I breastfeed.
.
Another story was; my little girl got jaundice during her first two weeks. We could not find out any risk factor, so our pediatrician thougt of breastmilk jaundice.
This means that a substance in breastmilk named pregananediol inhibits the enzyme needed for the excretion of bilirubin. Long story short: breastmilk makes bilirubin retains inside body then makes a yellowish appearance/jaundice.
.

My little girl with her sunbathing-eye protector

.

Continue reading

Buku harian Ceu Yuyun: Breastfeeding story part 1

Breastfeeding is a tricky thing. The struggle is real!

Breastfed my little monkey on an outdoor bench at Volendam, the Netherland

.
As a new mom, I used to be idealistic. I dreamt of a perfect 6 month-exclusive breastfeeding then continue it till 2 years.
Reality: I couldnt breastfeed my newborn up to his 2 wk lyfe, yet refusing to use bottle cause I was fear of nipple confusion!

Continue reading

Buku harian CeuYuyun: Pemasangan IUD yang gagal (sebuah kisah pembeayaannya)

Dulu sehabis punya anak pertama ku ber-KB dengan IUD alias intrauterine device. Nah sekarang abis anak kedua ku juga berencana pasang IUD lagi. Sayangnya kelamaan menjadi rencana-nyah, lahiran tanggal 7 Juli dan ini udah 28 September cuy. Oh no. Kemana aja sih selama 2.5 bulan ini……
Tapi ku nekad tetep ke dokter SpOG-ku yang cantik di hari ini dengan harapan masih bisa dipasang.
.

Ku gatahu berapa sih beaya pasang IUD, dan kemalasanku membuatku tak mencari tahu. Jadi sejak awal bulan ku anggarkan lah (hanya) 500 rebu untuk kegiatan ber-KB inih.
.
Pas sampai Kelinik Ibu Anak langgananku, ku tanya teteh bidan di front line dan dia bilang untuk IUD yang masa pakainya 8 taun harganya 400 rebu sedangkan IUD yang 5 taun-eun mah 800 rebu.
Doi bilang karena yang 5 taun mah benangnya lebih bagus. Wow. Keknya pake benang sutra dari ulat bulu pilihan kali yak…

Continue reading